Selasa, 16 Mac 2010

KELEBIHAN MEKAH MUKARRAMAH



Kelebihan-kelebihan Mekah Mukarramah:
Allah Tabaraka Wa Taala menamakannya Ummul Qura berpandukan firman Nya:
Yang bermaksud: Supaya engkau memberi peringatan kepada penduduk Ummul Qura (Mekah) serta orang-orang yang tinggal di kelilingnya.

Ia juga dinamakan dengan al-Baladul Amin (negeri yang aman) di dalam firman Allah s.w.t:
Yang bermaksud: Demi buah tin dan zaitun dan bukit Tur Sina serta negeri (Mekah) yang aman ini.

Juga firman Allah Taala:
Yang bermaksud: Aku bersumpah dengan negeri (Mekah) ini; sedang engkau (wahai Muhammad) tinggal di negeri ini (sentiasa ditindas). Di antara namanya juga ialah Baitul Atiq dimana Allah Subhanahu Wa Taala telah berfirman:
Yang bermaksud: Dan hendaklah mereka tawaf akan Baitullah (Kaabah) yang tua sejarahnya itu.
Firman Nya juga:
Yang bermaksud: Allah menjadikan Kaabah, rumah yang mulia itu, sebagai tempat tumpuan manusia (untuk menjalankan ibadat dan hal-hal kehidupan).

Nabi Ibrahim Al-Khalil a.s telah berdoa untuknya (Kaabah) dengan ucapannya:

Yang bermaksud: Dan (ingatlah) ketika Nabi Ibrahim berdoa dengan berkata:Wahai Tuhanku! jadikanlah negeri Mekah ini negeri yang aman, dan jauhkanlah aku dan anak-anakku dari perbuatan menyembah berhala.
(Yang bermaksud: Dan (ingatlah) ketika Nabi Ibrahim (a.s.) berdoa dengan berkata:"Wahai Tuhanku! Jadikanlah (negeri Mekah) ini, negeri yang aman sentosa, dan berikanlah rezeki dari berbagai jenis buah-buahan kepada penduduknya, iaitu orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari akhirat di antara mereka". Allah berfirman: (Permohonanmu itu diterima) tetapi sesiapa yang kufur dan ingkar maka Aku akan beri juga dia bersenang-senang menikmati rezeki itu bagi sementara (di dunia), kemudian Aku memaksanya (dengan menyeretnya) ke azab neraka, dan (itulah) seburuk-buruk tempat kembali.

Allah Taala berfirman:
Yang bermaksud: Dan (ingatlah) ketika Kami jadikan Rumah Suci (Baitullah) itu tempat tumpuan bagi umat manusia (untuk Ibadat Haji) dan tempat yang aman; dan jadikanlah oleh kamu Makam Ibrahim itu tempat sembahyang. Dan Kami perintahkan kepada Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail (dengan berfirman): "Bersihkanlah Rumahku (Kaabah dan Masjidil Haram dari segala perkara yang dilarang) untuk orang-orang yang bertawaf, orang-orang yang beriktikaf (yang tetap tinggal padanya) dan orang-orang yang rukuk serta sujud".

Allah berfirman melalui kata-kata Nabi Ibrahim a.s:
Yang bermaksud: (Wahai Tuhan kami! Sesungguhnya aku telah menempatkan sebahagian dari zuriat keturunanku di sebuah lembah (Tanah Suci Mekah) yang tiada tanaman padanya, di sisi rumahMu yang diharamkan mencerobohinya). Ketika kaum Quraisy mengusir Rasulullah s.a.w, baginda telah berdiri di atas sebuah bukit sambil memandang ke arah Kota Mekah serta perkampungan-perkampungannya lalu berkata: Sesungguhnya aku mengetahui bahawa engkau adalah negeri yang aku amat kasihi dan engkau juga adalah tanah yang Allah amat kasihi. Sekiranya bukan kerana orang-orang musyrikin mengusir aku darimu tentu aku tidak akan keluar.
Terdapat riwayat di dalam dua kitab sahih: Bahawa Rasulullah s.a.w telah bersabda: Sesungguhnya Allah mengharamkan negeri ini (Kota Mekah) sewaktu Dia menciptakan langit dan bumi, Allah mengharamkannya berterusan hingga ke hari Kiamat. Rasulullah s.a.w juga telah berdiri di Jamrah Aqabah pada tahun pembukaan Kota Mekah lalu bersabda: Demi Allah, sesungguhnya engkau adalah sebaik-baik bumi Allah dan engkau juga adalah bumi Allah yang paling aku kasihi, sekiranya aku tidak diusir tentu aku tidak keluar, sesungguhnya dalam Kota Mekah tidak dihalalkan kepada sesiapapun sebelum aku, juga tidak dihalalkan kepada sesiapa selepasku dan aku sendiri hanya dihalalkan seketika sahaja pada waktu siang hari, kemudian ia diharamkan, pokok yang ada padanya tidak boleh ditebang atau mencabut tumbuhan kecil, barang yang hilang atau binatang yang sesat tidak boleh diambil kecuali orang yang ingin mengumumkannya. Mekah adalah merupakan Tanah Haram Allah dan Tanah Haram Rasulullah s.a.w di mana di situ ada tanda-tanda keterangan yang nyata (yang menunjukkan kemuliaannya di antaranya ialah)

Makam Nabi Ibrahim.
Zikir dan Doa:
Yang bermaksud: Wahai Tuhanku! Ini HaramMu (tempat yang Engkau lindungi) dan tempat yang Engkau peliharakan. Haramkanlah aku terhadap Neraka dan peliharalah aku dari azabMu pada hari Engkau bangkitkan segala hamba-hambaMu dan jadikanlah aku dari golonganMu serta dari golongan orang-orang yang mentaatiMu.

Apabila memasuki Kota Mekah Rasulullah juga menyebut:
Yang bermaksud: Wahai Tuhanku! Janganlah Engkau jadikan ajal aku di sana (Mekah) sehingga kami keluar darinya.Seboleh-bolehnya apabila terlihat Kota Mekah, orang yang berihram menyebut:

Yang bermaksud: Ya Allah! Kurniakan kepada aku di sini tempat tinggal yang tetap dan rezeki yang halal.
----->

Rabu, 10 Mac 2010

menghampiri jejaki tempat yg menjadi impianku selama ini







A. Pengertian Dan ketentuan Haji Dan Umrah
Kata Haji menurut bahasa artimya “Menyengaja”. Menurut istilah Haji berarti mengunjungi
Baitullah di Mekkah dengan niat melakukan Ibadah semata-mata karena Allah SWT. Dengan
syarat-syarat dan waktu yang sudah ditentukan.
Hukum Haji adalah “wajib” bagi orang Islam yang mampu sekali seumur hidup. Sebagaimana
Firman Allah SWT :

Artinya : “….Mengerjakan Haji adalah kewajiban manusia terhadap Allah, yaitu bagi orangorang
yang sanggup mengadakan perjalanan ke Baitullah”. (QS.Ali Imran : 97).
Syarat wajib melaksanakan ibadah haji.
1. Islam
2. Berakal Sehat
3. Baligh
4. Mampu (Istitha’ah) yaitu :
- Sehat Jasmani
- Ada bekal untuk biaya perjalanan dan untuk orang yang ditinggalkan
- Ada kendaraan
- Aman di perjalanannya.
- Bagi Wanita harus ada muhrim
Rukun dan Wajib Haji
Rukun Haji adalah : Segala sesuatu yang harus dikerjakan dalam ibadah Haji jika tidak
dilaksanakan maka ibadah Hajinya tidak syah. Oleh karena itu harus mengulang lagi pada waktu
Yang lain. Adapun yang termasuk rukun Haji adalah :
1. Ihram, yaitu yaitu mengerjakan ibadah haji dengan memakai pakaian Ihram
Yaitu dengan niat :

2. Wukuf, Yaitu berhenti di Arafah dimulai dari tergelincirnya mata hari tanggal 9 Zulhijjah
sampai terbenam matahari
3. Thawaf, Yaitu mengelilingi Ka’bah tuju kali putaran dimulai dari hajar Aswat dengan posisi
Ka’bah selalu berada di sebelah Kiri yang berthawaf.
4. Sa’I, Yaitu berlari-lari kecil dari Bukit Safa ke bukit Marwah sebanyak tuju kali.
5. Tahallul (memotong rambut) Yaitu melepaskan diri dari Ihram haji sesudah selesai
mengerjakan seluruh rangkaian ibadah Haji dengan cara mencukur rambut sekurangkurangnya
tiga helai rambut.
6. Tertib, artinya rukun haji secara berurutan dari awal sampai akhir.

Wajib haji adalah : segala sesuatu yang harus dikerjakan dalam ibadah Haji, apabila tidak
dilakukan atau tertinggal salah satu diantaranya, boleh diganti dengan Dam (denda) dan ibadah
Hajinya sah. Adapun termasuk wajib haji adalah :
1. Ihram dari Miqat. Miqat adalah batas waktu dan tempat yang sudah ditentukan untuk
berihram dengan niat ihram Haji.
2. Mabit di Muzdalifah,
3. Melempar tiga Jumrah yaitu jumrah Ula, Wustha dan Aqabah.
4. Mabit ( bermalam) di Mina.
5. Meninggalkan larangan-larangan Haji
6. Thawaf wada’ (thawaf perpisahan)
Selain Rukun dan Wajib haji, ada juga hal-hal yang disunatkan dalam pelaksanaan ibadah haji
yaitu :
1. Membaca talbiyah
2. Berdoa setelah membaca talbiyah
3. Berdzikir setelah thawaf
4. Masuk ke Ka’bah
5. Melaksanakan haji ifrad
Larangan pada waktu Haji :
1. Larangan jama’ah haji laki-laki :
a. Memakai pakaian yang berjahit
b. Memakai tutup kepala.
2. Larangan Jama’ah Haji perempuan :
a. Memakai tutup wajah
b. Memakai sarung tangan, jika larangan dilanggar ia wajib membayar dam (denda)
3. Larangan jama’ah laki-laki maupun perempuan
a. Memakai wangi-wangian
b. Mencukur rambut atau bulu dada
c. Memotong kuku
d. Menikah atau menikahkan atau menjadi wali nikah
e. Bersetubuh
f. Berburu atau membunuh Binatang liar dan halal dimakan
Dam Dan Jenis-Jenisnya
Dam adalah denda atau fidyah yang wajib dibayarkan karena beberapa sebab di dalam
menunaikan haji dan umrah.
Beberapa jenis dam (denda) :
1. Dam tamatu dan qiran, yaitu dengan cara menyembelih seekor kambing yang syah untuk
Qurban atau berpuasa sepuluh hari (tiga hari dilakukan sewaktu ihram dan tujuh hari
dilakukan setelah sampai di tanah air.
2. Dam karena mengerjakan salahsatu dari beberapa larangan haji, yaitu dengan cara melakukan
salah satu dari tiga pilihan (menyembelih seekor kambing yang syah untuk Qurban, puasa
tiga hari, atau bersedekah dengan 9,3 liter makanan)
3. Dam karena bersetubuh, yaitu dengan cara menyembelih seekor unta, atau sapi, atau tujuh
ekor kambing, atau memberi makanan seharga unta kepada fakir miskin di tanah haram,
kalau tidak sanggup juga maka diwajibkan berpuasa untuk setiap 1 mud makanan dari harga
unta itu berpuasa 1 hari.
4. Dam karena membunuh hewan buruan di tanah haram, yaitu dengan cara menyembelih
hewan jinak yang setara dengan hewan yang dibunuh, jika tidak mungkin boleh bersedekah
dengan makanan seharga hewan yang dibunuh, jika tidak mungkin juga boleh dengan
berpuasa dengan perhitungan tiap mud satu hari puasa.

5. Dam karena tidak bisa melanjutkan perjalanan ibadah haji (terhambat), maka bagi calon
jemaah haji seperti ini hendaklah ia tahalul dengan menyembelih seekor kambing di tempat ia
terhambat, dan mencukur atau memotong rambut kepalanya dengan niat tahalul.
Pengertian Umrah
Umrah disebut juga haji kecil, hukumnya adalah fardlu ain atas setiap muslim sekali dalam
seumur hidup sama halnya denga haji.
Firman Allah dalam Q.S Al Baqarah : 196

Artinya : Dan sempurnakanlah ibadah haji dan umrah karena Allah.
Syarat Umrah
Syarat Umrah sama dengan haji
Rukun Umrah
1. Ihram serta niat
2. Thawaf
3. Sa’i
4. Bercukur atau bergunting (tahalul)
5. Tertib

Wajib Ihram
1. Ihram dari Miqat
2. Menjauhi muharromat umrah (sama dengan muharromat haji)
Miqat dan Macam-macamnya
Dalam pelaksanaan ibadah haji dan umrah ada yang disebut miqat artinya batas atau ketentuan,
miqat ada dua yaitu :
1. Miqat Zamani (ketentuan waktu), untuk ibadah haji miqat zamaninya adalah awal bulan
syawal sampai dengan tanggal 10 Dzulhijjah. Sedangkan untuk umrah miqat zamaninya
sepanjang tahun
2. Miqat makani (ketentuan tempat), yaitu tempat dimana para jemaah melakukan ihram. Miqat
makani untuk haji sama dengan maiqat makani untuk umrah.
Hikmah Haji dan umrah
1. Menciptakan persatuan dan kesatuan
2. Menanamkan kesadaran untuk senantiasa ikhlash dalam memenuhi perintah Allah
3. Mengambil teladan dari pengalaman Adam, Hawa, Ibrahim, hajar, Ismail, dan perjuangan
Nabi SAW
4. Mensyukuri nikmat
B. Memperagakan pelaksanaan Haji dan Umrah
1. Macam-macam cara melakukan ibadah haji dan umrah
Cara melakuakan ibadah haji dapat dilakukan dengan salah satu cara dari tiga cara berikut
ini ;
a. Ifrad, yaitu mengerjakan haji dahulu kemudian mengerjakan umrah (cara ini tidak wajib
membayar dam)
b. Tamatu, yaitu mengerjakan umroh lebih dahulu kemudian mengerjakan haji (cara ini
wajib membayar dam)
c. Kiran, yaitu mengerjakan haji dan umrah bersama-sama dalam satu niat dan satu
pekerjaan sekaligus (cara ini wajib membayar dam)


2. Kegiatan yang Wajib dilakukan selama ibadah haji
a. bersuci, meliputi mandi dan wudlu
b. Ihram, dimulai dari miqat zamani dan makani dengan berpakaian ihram dan disunatkan
shalat sunat ihram dua rakaat
c. Niat Haji
d. Berangkat menuju arafah
e. Membaca talbiyah
f. Di Arafah pada tanggal 9 Zulhijjah melakukan wukuf
g. Menuju Muzdalifah sehabis maghrib
h. Di Muzdalifah pada tanggal 10 Zulhijjah melakukan mabit
i. Di Mina melakukan mabit dan melontar Jumroh
j. Kembali ke mekkah, melakukan Thawaf ifadah dan thawaf wada (pamitan)
3. Kegiatan yang dilakukan selama Umroh
a. Bersuci
b. Melakukan Ihram
c. Membaca Talbiyah
d. Masuk Mekah dan berdoa
e. Melihat Ka’bah
f. Melintasi maqam Ibrahim
g. Thawaf
h. Sa’I
i. Bercukur atau memotong Rambut (tahalul)

Asal Usul Hajar Aswad
Ketika Nabi Ibrahim a.s bersama anaknya membangun Kaabah banyak kekurangan yang dialaminya.
Pada mulanya Kaabah itu tidak ada bumbung dan pintu masuk. Nabi Ibrahim a.s bersama Nabi
Ismail bekerjasama untuk melangsungkan pembangunan dengan mengangkut batu dari berbagai
gunung.
Dalam sebuah kisah disebutkan apabila pembinaan Kaabah itu selesai, ternyata Nabi Ibrahim masih
merasakan kekurangan sebuah batu lagi untuk diletakkan di Kaabah.
Nabi Ibrahim berkata Nabi Ismail berkata, "Pergilah engkau mencari sebuah batu yang akan aku
letakkan sebagai penanda bagi manusia."
Kemudian Nabi Ismail a.s pun pergi dari satu bukit ke satu bukit untuk mencari batu yang baik dan
sesuai. Ketika Nabi Ismail a.s sedang mencari batu di sebuah bukit, tiba-tiba datang malaikat Jibril
a.s memberikan sebuah batu yang cantik. Nabi Ismail dengan segera membawa batu itu kepada Nabi
Ibrahim a.s. Nabi Ibrahim a.s. merasa gembira melihat batu yang sungguh cantik itu, beliau
menciumnya beberapa kali. Kemudian Nabi Ibrahim a.s bertanya, "Dari mana kamu dapat batu ini?"
Nabi Ismail berkata, "Batu ini kuterima daripada yang tidak memberatkan cucuku dan cucumu
(Jibril)."
Nabi Ibrahim mencium lagi batu itu dan diikuti oleh Nabi Ismail a.s. Sehingga sekarang Hajar
Aswad itu dicium oleh orang-orang yang pergi ke Baitullah. Siapa sahaja yang bertawaf di Kaabah
disunnahkan mencium Hajar Aswad. Beratus ribu kaum muslimin berebut ingin mencium Hajar
Aswad itu, yang tidak mencium cukuplah dengan memberikan isyarat lambaian tangan sahaja.
Ada riwayat menyatakan bahawa dulunya batu Hajar Aswad itu putih bersih, tetapi akibat dicium
oleh setiap orang yang datang menziarahi Kaabah, ia menjadi hitam seperti terdapat sekarang.
Wallahu a'alam.
Apabila manusia mencium batu itu maka timbullah perasaan seolah-olah mencium ciuman Nabi
Ibrahim dan Nabi Ismail. Ingatlah wahai saudara-saudaraku, Hajar Aswad itu merupakan tempat
diperkenan doa. Bagi yang ada kelapangan, berdoalah di sana, Insya Allah doanya akan dikabulkan
oleh Allah. Jagalah hati kita sewaktu mencium Hajar Aswad supaya tidak menyengutukan Allah,
sebab tipu daya syaitan kuat di Tanah Suci Mekah.
Ingatlah kata-kata Khalifah Umar bin Al-Khattab apabila beliau mencium batu itu (Hajar Aswad) :
"Aku tahu, sesungguhnya engkau hanyalah batu biasa. Andaikan aku tidak melihat Rasulullah
S.A.W menciummu, sudah tentu aku tidak akan melakukan (mencium Hajar Aswad)."
(dari : 1001 kisah teladan)

Ahad, 28 Februari 2010

MAULID RASULLULLAH SAW


MAULID MERAIKAN KELAHIRAN RASULULLAH

SALLALLAHU 'ALAIHI WA SALLAM

Ya Nabi Ya Rasul. Detik terindah dalam sejarah hidup manusia. Ya nabi, kau datang bawa Rahmat dan Cahaya pada seluruh alam. Kau bawa kasih sayang cinta dan kalam kebenaran.

Ya Rasul, salam dan selawat ke atasmu. Salam Maulidur Rasul terhadap umat Islam seluruh dunia

Apakah dia nas atau pun dalil yang terdapat didalam Al-Quran dan As-sunnah mengenai sambutan Maulid (kelahiran) Rasulullah (s.a.w)? Apakah pendapat para Imam dan Ulama keempat-empat Mazhab? Apa pula pendapat ulama zaman sekarang, yang menggelarkan diri mereka "salafi"? Mereka menghalangnya kerana menganggap sambutan Maulid itu bida'ah antara mereka ialah Albani, Bin Baz, al-Jaza'iri, Mashhur Salman, 'Uthaymin. Bagaimana pula mereka yang berpendapat tidak perlu berdiri setelah selesai membaca rangkaian selawat, darud dan puji-pujian semasa penghujung majlis Maulid - walaupun mereka meraikannya? Ada pula yang menolak untuk mengucap "Assalamu'alaika Ya Rasulullah" (s.a.w) dan tanggapan mereka bahawa kita tidak boleh menyeru Rasulullah dengan perkataan "Ya" ataupun "Oh"

Kewajiban untuk Meningkatkan Kecintaan dan Penghormatan buat Rasulullah (s.a.w).

Allah telah berfirman kepada Rasulullah (s.a.w) untuk mengingatkan ummatnya yang mengakui mencintai Allah, untuk mencintai NabiNya dan katakanlah kepada mereka,"Jika kamu mencintai Allah, ikutlah (dan cintai dan hormati) aku, dan Allah akan mencintai kamu" (3:31) Sambutan Maulidurrasul (s.a.w) merupakan natijah atau kesan akan adanya perasaan kecintaan terhadap Rasulullah (s.a.w), perasaan taat kepada baginda, sentiasa mengingati baginda, mencontohi baginda dan berbangga dengan baginda sebagaimana Allah bangga terhadap baginda kerana Allah memuji akan baginda didalam Al-Quran, "Sesungguhnya engkau mempunyai akhlaq yang mulia" (al-Qalam:4) Tahap kecintaan kepada Rasulullah (s.a.w), merupakan antara pengukur kepada tahap kesempurnaan keimanan antara seseorang mukmin dan seorang mukmin yang lain. Dalam sebuah hadith sahih yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim, Rasulullah (s.a.w) telah bersabda,"Tidak sempurna iman kamu sehingga aku lebih dicintainya daripada anak, ibu bapa dan manusia seluruhnya." Dalam sebuah hadith lain yang diriwayatkan oleh Bukhari Rasulullah (s.a.w) berfirman,"Tidak sempurna iman kamu sehingga aku kamu lebih cintai daripada diri kamu sendiri." Dan Sayyidina 'Umar berkata,"Ya Rasulullah aku mencintaimu lebih daripada diriku sendiri. Kesempurnaan iman seseorang itu amat bergantung pada kecintaannya terhadap Rasulullah (s.a.w) dan para Malaikat sentiasa memuji baginda sebagaimana yang dimaksudkan didalam ayat al-Quran yang berbunyi, "Sesungguhnya Allah dan para Malaikat sentiasa bersalawat keatas Nabi" (33:56). Seterusnya ayat ini disambung dengan perintah Tuhan,"Wahai orang-orang yang beriman berselawatlah kamu keatasnya". Ayat ini sahaja menjadi bukti bahawa kualiti iman seseorang itu bergantung kepada dan dizahirkan melalui selawat kepada Nabi (s.a.w). Ya Allah! Limpahkanlah selawat serta salam kepada Nabi, ahli keluarga baginda dan para sahabat.

Nabi (s.a.w) menyambut Hari-hari Bersejarah

Nabi (s.a.w), biasanya menghubungkaitkan ibadah dan sejarah dan kebiasaannya apabila tiba hari yang bersejarah tersebut, baginda mengingatkan kepada para sahabat akan hari tersebut dan supaya mereka menyambutnya walaupun peristiwa itu telah berlaku beribu-ribu tahun yang lampau. Dalil mengenai perkara ini dapat dilihat didalam hadith yang diriwayatkan oleh Bukhari dan perawi-perawi yang lain ini, "Apabila Rasulullah (s.a.w) tiba di Madinah beliau melihat kaum Yahudi berpuasa pada hari 'Ashura. Baginda pun bertanya kepada mereka mengenai hari tersebut dan mereka pun berkata, pada hari tersebut, Allah telah mnyelamatkan Nabi mereka, Sayyidina Musa dan menenggelamkan musuhnya dan kerana peristiwa itu mereka berpuasa sebagai tanda kesyukuran kepada Allah diatas anugerah tersebut." Rasulullah setelah itu terus bersabda yang mana hadith ini merupakan hadith yang cukup terkenal," Kami lebih berhak keatas Musa daripada kamu," dan baginda berpuasa pada hari tersebut ('Ashura) dan hari sebelumnya.

Allah Berfiman," Berselawatlah Kamu Kepada Nabi"

Memperingati kelahiran Rasulullah (s.a.w) akan membuatkan hati kita tergerak untuk berselawat keatas Nabi (s.a.w) dan memuji baginda yang merupakan satu perkara yang diarahkan oleh Allah di dalam ayat,

"Sesungguhnya Allah dan para Malaikat berselawat keatas Nabi, wahai orang-orang yang beriman ! berselawatlah kamu dan berilah salam keatasnya" (Al-Ahzab:56). Berkumpul beramai-ramai dan mengingati Nabi (s.a.w) akan membuat kita mudah untuk mendoakan baginda serta berselawat dan memuji-muji baginda. Siapakah yang berhak untuk menghalang apa yang telah Allah perintahkan di dalam Al-Quran? Pahala dan manfaat serta cahaya yang Allah berikan kepada hati kita kerana mematuhi perintahnya, tidak dapat diukur. Suruhan itu pula dinyatakan dalam keadaan jamak (ramai - 'plural') didalam kaedah nahu bahasa Arab (sila rujuk ayat al-Quran) : Allah dan MalaikatNya berselawat dan memuji Nabi - didalam satu perkumpulan yang ramai. Adalah tidak benar sama sekali untuk menyatakan bahawa selawat keatas Nabi (s.a.w) hanya boleh/perlu dilakukan secara bersendirian.

AaMIN... SEMOGA KITA SAMA-SAMA MENDAPAT KEBERKATAN.

Selasa, 16 Februari 2010

murai oh murai


Burung murai bawa tuah kepada Siong
PENGKALAN KUBOR - Siapa sangka burung murai batu hadiah dari kawannya tiga tahun lalu membawa tuah kepada Siong apabila burungnya itu sering mendapat nombor satu setiap kali menyertai pertandingan. Siong atau nama sebenarnya, Lim Choon Siong, 48, antara peserta pertandingan burung murai batu dan burung murai kampung anjuran Persatuan burung murai Pantai Geting dengan kerjasama Pusat Khidmat Rak-yat (BN) Pengkalan Kubor yang disertai 200 peserta dari seluruh Kelantan. Siong muncul juara kategori burung murai batu manakala juara burung murai kampung disandang oleh Nazarudin Nor, 35 dari Kubang Golok, Bachok yang tidak kurang hebatnya apabila lebih 10 kali burung murainya muncul juara. Siong berkata, walau pun pertandingan burung hanya popular di kalangan orang Melayu, tetapi baginya itu bukan sesuatu yang pelik sekiranya kaum Cina turut berminat dalam dunia ini. “Lagipun saya sejak dari kecil lagi berkawan dengan orang Melayu dan dari kecil juga sudah meminati memelihara burung dan pantang sahaja ada burung dalam semak, mahu ditangkapnya,” katanya. Menurutnya, hobinya ini tidak sia-sia kerana burung murai batu yang diberi nama MU ini tidak menghampakannya apabila lebih lima kali muncul juara. Katanya, dia menjaganya sejak tiga tahun yang lalu dan kerana kemerduan suaranya, dia pernah mendapat sebuah motosikal apabila muncul juara dalam satu pertandingan. “Ini hadiah daripada seorang kawan dan untuk menjaga kemerduan suaranya, ia dimandikan hari-hari serta diberi makan cengkerik,” katanya yang mendapat hadiah sebuah televisyen 15 inci. Menurutnya, walau pun ada yang menawarkan harga yang tinggi, namun dia tidak berminat untuk menjualnya kerana MU ini sebahagian daripada hidupnya. “Saya tidak akan menjualkan kepada sesiapa walau pun harga yang ditawarkan nanti beribu-ribu ringgit sekali pun,” katanya yang merupakan enjen insurans yang mempunyai dua ekor burung murai batu. Hadir sama, Ahli Dewan Undangan Negeri Pengkalan Kubor, Datuk Noor Zahidi Omar menyampaikan hadiah barangan elektrik kepada pemenang pertandingan burung murai di perkarangan Pusat Khidmat Rakyat (BN) Pengkalan Kubor bersama Ketua Pemuda UMNO Bahagian Tumpat, Rosidi Mahmud kamaruddin.

Isnin, 15 Februari 2010

Warga Tua e-kasih dan angguk murai


Pengkalan kubor-14 Febuari 2010 bertempat di Pusat Khidmat Rakyat Dun Pengkalan Kubor (Gelanggang Futsal Pejabat Dato Di) diadakan pertandingan burung murai dan merbok pada jam 9 pagi. Seramai 200 orang peminat burung murai menyertai pertandingan tersebut.

Sementara di luar pejabat Dato Di, berkumpul seramai 500 orang warga tua (senarai e-kasih) menerima bantuan daripada YB Dato Noor Zahidi Adun Pengkalan Kubor.



Wakil rakyat BN, walaupun cuti tetap meneruskan kerja-kerja kebajikan untuk rakyat. Bukan sahaja warga emas masyarakat Melayu tetapi Masyarakat Siam turut serta diberi bantuan. Sementara wakil rakyat PAS hanya pandai berceramah dan menjanjikan royalti minyak yang belum tentu dapat dinikmati oleh pengundinya.



Tumpat merupakan daerah yang dikategorikan sebagai jajahan yang kedua mempunyai penduduk miskin tegar dimana mengikut statistik e-kasih seramai 1175 ketua isi rumah miskin. Sesuailah slogan 1 Malaysia rakyat Didahulukan menjadi platform wakil rakyat berkhidmat untuk rakyat.




Sabtu, 6 Februari 2010

SEBAHAGIAN PENDAPAT YG DIBAHASKAN DLM FACEBOOK




Afandi Yusoff
Mari kita debat tentang Hukum Hudud, Pas janji akan laksana hukum hudud kpd org Islam shj jika memerintah negara, manakala org bukan Islam dikecualikan drp hukum hudud, yakni org bukan Islam akan diadili dgn undang2 CIVIL. apakah hukum Islam yg sebenar dlm sebuah Daulah Islamiah? mari pakat bg hujjah..
Mat "Had" atau "Hudud" itu dalam pengertian istilahnya yang asal ialah "Keseksaan" yang mempunyai dua ciri penting. Pertama ia merupakan keseksaan-keseksaan yang rigid bentuknya dan tidak boleh berubah atau diubah-ubah oleh hakim atau pemerintah kerana semua aspek didalamnya telah ditentukan sendiri secara rigid oleh syarak, dan kedua, ianya dikenakan bagi tujuan menjamin hak-hak Allah atau dengan katalain boleh disebut sebagai kepentingan awam.
Rozaki Bakar setuju boss
Sekretariat Misi Cakna Palestin SDra Afandi kan baik kalau saudara pelawa atau ajak kawan-kawan sdra pergi sertai sembahyang hajat di Stadium Sulatan Mohamed IV Kota Bharu, hari Khamis malam Jumaat ni bersama Yang Teramat Mulia Pemangku Sultan Kelantan kemudian pada 28hb. January ni ke tempat yg sama mendengar Ucapan Yang Mulia Tengku Razaleigh Hamzah mengenai Royalty Minyak .
Paparan Lanjutadalah Hak Milik Negeri Kelantan bukan Wang Ihsan, ada baiknya juga drp memperkatakan perkara2 yg dah basi. Haaaa kemudian sdara cadangkan supaya sdra d masukkan dalam senarai pendebat mengenai isu ni yg akan d adakan pada 13/02/2010 d balai Islam, Kota Bahru. Haa a baru lelaki namanya (blm boleh d iktiraf sebagai pejuang lagi tau.
Azizzuddin Hussein berpendapat tidak perlu debat lagi sebab Pas sudah meninggalkan rancangan perlaksanaan hukum Hudud kerana mereka sebenarnya tahu tidak dapat hendak dilaksanakan di Malaysia kerana composisi wakil Parlimen yang tidak 100% memihak kepada perlaksanaan kerana pelbagai bangsa dan agama. Hanya bahan kempen putar belit mereka untuk meraih undi daripada ... Paparan Lanjutpengundi yang tidak faham dengan Perlembagaan Negara. Kesimpulannya merugikan masa sahaja berdebat, lebih baik kita cari tajuk lain seperti macam manakah caranya untuk kita Umat Islam/Melayu menguasai kuasa ekonomi di tanah air kita ini, kita sensitif sangat dengan Hudud tapi masih ramai dikalangan kita yang nak makan pun susah!!!
Harubiru Ska Nak istihar negara islam pun,,kena langkah mayat karpal singh..pas dah tak bising dah,,UMNO Lak dok ... dok buat peer
Suharto Abdullah sdr azizzudin kenapa perlaksaan hudud ni nak suruh PAS buat adakah orang2 umno tidak menganut agama islam ? sepatut nya umno lah mendahului dari PAs kerana telah perintah malaysia selama 53thn tolong jelaskan utz pendi , jwp guna otak atah palo deh..
Harubiru Ska Pas adalah satu parti yang bagus..semua yang dibuatnyeer cukup bagus...yang tak bagus tu,,umno tak lehh nak jalankan hudud kerana pernah dikafir,, 3 jam yang lalu Ahwie Jibril Slyness eloklah hudud..dari mahkamah kita yg hodoh skrg ni...heh.heh.. 2 jam yang lalu Suharto Abdullah mana ustaz pendi ni , senyap g mana 2 jam yang lalu Afandi Hussin
Zariman Mustapa Dah ada 33 comment, penganjurnya mana? Kalau kawe la....x rela ore lain duk kubang d wall kawe.... 2 jam yang lalu Rozaki Bakar pendpt azizuddin tu memang betul dan tepat, sb pas nak guna isu tu utk tarik org dlm pr. pah tu dok belit hak tula jah, pening rakyat jelata, 2 jam yang lalu Mohamad Rasdi Mat Sebelum kita mengkritik dan memberi pandangan haruslah kita melapik perdebatan kita dengan ilmu. Kerana kata-kata tanpa ilmu diibaratkan membelah kayu api diatas kaki sendiri. Menurut Imam Syafie, setiap pandangan itu mesti berdasarkan atas ilmu pengetahuan kerana ilmu pengetahuan itu datangnya dari Tuhan yang menciptakan 2 jam yang lalu Harubiru Ska Nak ilmu!!!!!! berguru dengan syaitan
Rozaki Bakar peduli la, hentam je, pah tu, kita pakat pikir la mana tau jupo satu kesimpulan hak comel. dok gitu ustaz. tp lagu mano pun ust kena gak jwb sblm tutup tirai. 2 jam yang lalu Harubiru Ska Tabik la ustaz...nanti kita minum teh tarik kat pwtc..saya tahu ustaz leh jawab,,walaupun kita berbeza politik tapi kita kawan..
Nur Azley Stanley PAS perlu sedar perlaksanaan ISLAM yg dibawa sudah mula tersasar, buktinya apabila seorg ulama boleh jatuhkan hukum terhadap manusia antaranya mengkafirkan org & tentukan siapa ke syurga & neraka. PAS kata mereka pegang pada Quran & sunnah tp sy rasa Rasulallah sendiri tk pernah jatuhkan hukum terhadap seseorg kerna yakin ALLAH itu MAHA Mengetahui... Paparan Lanjut...sbb itu Rasulallah sanggup terus menyuapkan makanan pada sang yahudi buta walaupun dicaci, dihina & dikeji....mulianya sifat Rasulallah utk kita jadikan pedoman....namun ulama yg dikatakan mewarisi sifat para-para nabi tidak sedemikian....jadi sunnah sapa yg ulama PAS bawa sy tk pasti.
Rozaki Bakar pas x apa dia blh buat hukum sendiri, kalau kena kat dia, cari pula hujah utk lepas diri, so pas akan sentiasa betul, yang tu menyebabkan rakyat pening. sekali buleh skali tak leh. ikut selera dia. kalau semua sedar perkara ni, sy rasa ... tp itu la ore pas dia akan terima apa yg bos dia kata, telan bulat bulat hijau sampai kedlm perut 2 jam yang lalu Mohamad Rasdi Mat Belajar dengan syaitan itu, tidak didapati sahih dari segi sanadnya (jalur riwayat), tapi ia sahih dari segi maknanya (bagi mereka yang melihat dengan hati yang cerah dan bersikap terbuka).
Mohamad Rasdi Mat Dalam menyeru kepada menegakkan agama diatas keredhaan Allah Taala dengan melaksanakan agama Islam yang syumul (menyeluruh) ini dalam segala perspektif, kita harus berfikir sejenak (lebih lama lebih baik) jika terdapat lubang-lubang kelemahan dalam idea untuk mengaplikasikan Hukum Hudud ini.
Ashiq Ashiqsamad afandi ni x baca al-quran ker berkenaan dengan hukum ni.....patut lah masa berhujah kat kelantan tu pakai hukum akal bukan ilmu......
Mohd Zambri Abd Khalid Muhammad Fazli: awak tak cakap lagi baik. tak nampak lah sangat bodoh. Tak pernah dengar konsep federalisme ke?
Mohamad Rasdi Mat Adalah penting jika kita memastikan sebelum Hukum Hudud dilaksanakan, kita mengukur sejauh mana Islamiknya umat kita ni. Adakah mereka menjalani kehidupan sebagai seorang Muslim yang utuh dan patuh pada ajaran agama? Apakah dari segi akhlak, perlakuan, pemikiran serta pertuturan menunjukkan identiti Islam yang diakui?
Muslihin Muhammad Ada debat yang sengaja diadakan demi untuk menunjukkan pendebat hebat berdebat, tapi hasilnya menang sorak kampung tergadai 2 jam yang lalu Sulaimi Abu Bakar mengapa umno tak nak laksankan hukum hudud.dah lama merdeka tapi takut nak laksanakan hudud.mengapa? lebih kurang sejam yang lalu Mohamad Rasdi Mat Daripada menyeru kepada Hukum Hudud, mengapa tidak kita menyeru kepada perlaksanaan cara hidup Islam (Ad-deen) yang lebih utuh dengan harapan kita bukanlah hanya sebuah Negara Islam yang dikenali dari segi material. Agar kita dapat menarik lebih ramai manusia melihat betapa Indah dan syumulnya agama suci Allah ini dimana setiap kalimah Quran membuktikan keesaan (satu dan yang tiada sekutu buatNya) dan kebesaranNya dan bukan menakut-nakutkan mereka dengan keadilan yang disalah interpretasikan.
Ab Halim Ismail Buat apa bincang pasal hudud yg PAS nak jalan. Buang masa kerana memang PAS tak nak laksanakannya pun. Itu kan janji utk dapat undi org Melayu saje. Skrg ni PAS tak kisah undi Melayu dah sbb bagi mereka Melayu dah lama mereka tarbiah utk jadi pengikut fanatik mereka. Skrg PAS nak jaga undi bukan Melayu je. Mana ada hudud2 lagi.
Sulaimi Abu Bakar kalau pas tak laksanakan hukum hudud kita pakat2 sokong umnola.mungkin umno akan laksanakan hukum hudud nanti lebih kurang sejam yang lalu Ab Halim Ismail UMNO telah menaikkan taraf mahkamah syariah. Taraf mahkamah syariah skrg sgt jauh berbeza dgn semasa kita merdeka dulu. Hakim2 Syariah kita sgt berwibawa berbanding dahulu. Insya' Allah Hukum Hudud akan terlaksana nanti jika semua prasarana dan kemampuan kita tersedia. Tetapi kalau anda harapkan jawapan seperti inlaksanakan Hukum Hudud sebelum ayam berkokok " Itu saya rasa tak dapatlah.
Ab Halim Ismail Hukum Islam tidak hanya hudud
Raja Othman Hudud adalah satu drp beberapa byk hukum Allah ke atas umat Islam.di Malaysia HUDUD inilah Hukum Allah yg belum dpt dilaksanakn sdgkn byk sudah dlm bidang lain yg sudah dilaksanakn.Sebab2hudud tidak dlaksanakn ialh krn byk perkara yg TIDAK MAMPU dn bukannya tidak mahu.Pertama Muslim tidak punya kemampuan tenaga pakar perundangan unt menyusun semula menjadi undang2 negara yg brtepatan dgn kehendak keadilan hukum hudud Allah yg sebenar.kedua..
Azizzuddin Hussein bersetuju dgn MRM...Islam Ad-deen, lebih penting dalam kehidupanharian kita umat Islam. Saudara SA & SAB, sejak >50tahun Islam yg ada di Malaysia ini adalah yg dilaksanakan oleh UMNO & tak perlulah kita besarkan perkara yg sekiranya UMNO & Pas Bergabung pun masih tidak mencukupi untuk mendapat >2/3 undi untuk melaksanakan Hudud di Negara kita. Lupa..
boleh buat! Jadi kerajaan BN yg di terajui UMNO akan melaksanakan Hudud bila tiba masanya, insyaAllah, dengan kata lain UMNO menguna otak atah palo, meminjam kata-kata saudara SA. Cuba baca pelembagaan kita akan tahulah cara2 sesuatu Rang Undang/Enakment di luluskan sebagai latar belakang kepada hujah kita, tapi sekiranya nak berhujah cara kedai kopi apakan daya...Yg penting tengok-tengoklah saudara-saudara Islam kita yg miskin & perlu bantuan, masih ramai lagi!
Sulaimi Abu Bakar mcm mana pula dengan bnyk hiburan dlm negara kita sekrng ni.smua benda dengan hiburn.sambut merdeka dngan hiburan, tahun bru dengan hiburan.artis2 seksi2 lak tu.menteri2 pun ada sma.macam menggalakkan jer. negara islam mmg mcm ni ker
Azizzuddin Hussein Saudara SAB, sya bersetuju. Tapi dengar kata di Mesir, sebuah negara Islam yang majoriti rakyat Islam pun ada juga hiburan2 ni, Mesir juga adalah tempat melahirkan Ustaz2 di Al Azahar, apa komen tuan?
Ab Halim Ismail Masalah mmg ada di mana2. Hanya org gila saja yg tiada masalah. Mari lah kita bersama2 menanganinya. Zaman Nabi yg terbaik dalam sejarah itu pun ada yg buat salah. Ada yg berzina, ada yg mencuri. Begitulah manusia. Nilai tak sama antara satu sama lain. Ini bukanlah saya nak excuse. tapi kita kena realistik. Kalau kita bersatu sudah pasti negara kita akan lebih baik dari skrg. Saya pasti. Insya' Allah.
Sulaimi Abu Bakar kalau perkara bertentangan dengan islam buat apa kita ikut.kita lihat islam berdasarkan al-quran dan sunnah.bukan lihat negara lain.tidak kira negara dari mana pun kalau pemimpin mentadbir menyimpang dari islam tetap salah.
Azizzuddin Hussein setuju lagi dengan saudara SAB, agaknya yg pemimpin dari kalangan alim ulamak dosanya amat besar...sama2lah kita berdoa agar negara kita di lindungi & di berkati ALLAH s.w.t
Raja Othman kedua..ketidakmampuan tenaga pakar
hakim syarie bagi menepati 15 syarat menjadi hakim membicarakan kes-kes hudud seperti kehendak Islam.Hakim sahajalah yg boleh menjamin sah atau tidaknya sesuatu perbicaraan di mahkamah syariah dan ketiga..
• Raja Othman ketiga..Jikalau kedua2 kemampuan di atas tidak mampu dimiliki maka sudah tentu berlaku spt mana"Enakmen Kanun Jenayah Syariah (ii) 1993Kelantan(Hudud PAS):,byk peruntukan yg bercanggah dgn HUDUD ALLAH yg sebenar.Sekaligus ianya mencemarkn keunggulan Hudud Islam.HUDUD yg asal tidak boleh dipinda mengikut selera sendiri;apatah lagi amat malang jikalau berlaku proses hudud dibuat dgn penuh kegelojohan dan tergopoh-gapah untk kepentingan politik semasa ianya mengkhainati hukum Allah itu sendiri. 44 minit yang lalu • Sulaimi Abu Bakar saudara AH, mengapa saudara mengatakan pemimpin alim ulamak dosa besar.pemimpin bukan alim ulamak dosa kecil ker.bagaimana pula pemimpin yang menggalakkan pertumbuhan pusat2 judi,pusat hiburan.bagaimana pula pemimpin yang membiar sahaja isteri dan anak2 tidak menutup aurat.dosa kecilkah mereka?
Azizzuddin Hussein Saudara SAB sila rujuk penjelasan Raja Othman supaya saudara faham sikit tentang Hudud. Sya belum ke Kedah sejak di tadbir ole Kjaan PAS, masih ada lagi ke pusat hiburan, kedai judi, kelab2 malam di sana? 37 minit yang lalu DrZainudin Awang Sebenarnya PAS yg bercakap pasal Hukum Hudud pun sudah meninggalkan perjuangan ini sejak bersekongkol dgn DAP dan PKR. Pemimpin PAS sendiri pun dah tak cakap pasal Hudud takut DAP dengar dan marah. Jadi tak perlu debat.
Anhar Mahyidin lapar nak berdebat nmpak 30 minit yang lalu Raja Othman adik kakak ambo belaka..wei..satu lagi iaitu yg ke4,sbgaimana ex YB AH katanya,satu lagi kemampuan yg sangat penting dalam sistem pemerintahan demokrasi ialah bilangan majority 2/3 ahli parlimen tujuan meminda perlembagaan negara bagi memasukkan hukum Allah yg muslim mukmin kehendaki supaya menjadi sebahagian ketetapan perlembagaan negara
Raja Othman ke lima..Kefahaman seluruh rakyat, lebih-lebih lagi muslim sendiri tentang keadilan hudud itu sendiri adalah penting bagi menjaga keselamatan negara agar tidak diancam kegelisahan dan penentangan.Oleh itu proses menyediakan segala kemampuan yg diperlukan mengikut kehendak Islam adalah merupakan prasyarat pelaksanaan hudud dan ini juga suatu langkah menuju pelaksanaan hukum Allah yang sepenuhnya secara beransur-ansur seperti kehendak Islam sendiri. WALLAHUAKLAM.
Azizzuddin Hussein Saudara RO, skiranya ada lagi nak guna isu Hudud ini pastinya nak putar belit untk mendapat Undi inilah kesimpulannya, harap jaguh2 penyokong Hudud tu biar faham latarbelakang dahulu...
Anhar Mahyidin paham apa aziz? nampak macam bijak jer
Azizzuddin Hussein saudara AM bukan soal bijak soal isu sebenar, bukan kah kita umat Islam menegak kebenaran, itu sahaja
Anhar Mahyidin ohh ok. saudara aziz.. elok benda sama umat ni bincang secara tertutup nanti org x faham baca.. intergriti org islam sendiri akan jatuh...
Azizzuddin Hussein sya setuju saudara, elok benar cuma apa yg sya beri pendapat tu adalah perkara sebenar bukan mainan isu...
DEMIKIAN ISU YG DIBAHASKAN DLM FACEBOOK YG SEMPAT DIRAKAMKAN.

Sabtu, 9 Januari 2010

cerita ini sesuai pada masa org dok kalut ttg HERALD

Kes Hartina Kamarudin yang murtad

Assalamualaikum. ......... ...kita baca la apa yang ditulis ni....buat pedoman kita dan keluarga kita....... kes Hartina. Moga kita semua jadikan sebagai pengajaran dan jenguk-jenguk lah anak-anak kita, adik2 kita, saudara2 se-Islam kita....

Trully, Kes Hartina Kamarudin heboh diperkatakan sekitar awal tahun 1996 lagi.Bagi mengetahui hal sebenar, pihak majalah Muslimah sempat menemui bapanya, Encik Kamaruddin Abdul Karim, abang sepupunya En Borhan Abd. Aziz dan adiknya Syukur Yazit Kamaruddin yang sudi menceritakan rentetan peristiwa tersebut.


Malangnya ibunya, Puan Kalsom Ghani tidak mahu ditemubual atas sebab peribadi. Berikut adalah penjelasan En. Kamaruddin yang sudah terlalu banyak menempuh dugaan dan ujian dalam memastikan anaknya Hartina dapat dikembalikan kepada Islam.


Hartina dilahirkan pada 15 Mac 1974 di Kampar Perak. Beliau mendapat pendidikan awal pada peringkat rendah dan menengah di Anglo Chinese School A.C.S), Kampar. Hartina merupakan anak kedua daripada empat beradik.Yang pertama meninggal ketika berusia 15 hari , kedua Hartina, ketiga Azliza (17tahun) dan keempat Syukur Yazit (16 tahun). Dari segi kasih sayang, tidak dinafikan Hartina mendapat sepenuh perhatian, mungkin ini salah satu dari kesilapan yang telah kami lakukan.


Perbezaan antara Hartina dan adiknya agak jauh iaitu kira-kira enam tahun. Dia amat manja, maklumlah bagi pasangan seperti kami yang telah merasai kehilangan anak sulung semasa dalam pantang memang menyedihkan. Bayangkan bagaimana perasaan kami setelah kehilangan anak, mendapat penggantinya setahun kemudian. Kehadiran Hartina mengubah hidup kami, kasih kami tertumpah kepadanya ibarat kata pepatah "bagai menatang minyak yang penuh".


Disebabkan sewaktu itu hanya dia seorang anak kami, segala permintaannya kami penuhi. Setelah tamat sekolah, dia mengikuti kursus komputer diKampar.

Tidak lama kemudian dia mendapat pekerjaan di Hock Hua Bank Jalan Klang Lama Kuala Lumpur. Pada tahun 1993 diabertukar ke MayBank, juga terletak di Jalan Klang Lama. Inilah kali pertama kami berjauhan dengannya. Untuk kemudahannya saya telah membelikan sebuah rumah untuknya yang terletak di Sri Sentosa. Dia tinggal bersama rakan-rakannya di rumah itu.Bermula dari situ perhubungan keluarga kami mula renggang kerana kami sudah tinggal berasingan. Walaupun begitu kami sering menziarahinya di Kuala Lumpur.


Segalanya bermula pada 26 Mac 1996. Saya bersama isteri pergi kerumahnya di Kuala Lumpur kerana kebiasaannya pada 15 Mac setiap tahun kami menyambut hari lahirnya. Pada tahun tersebut (1996) dia kata tidak dapat balik kampung. Di sebabkan pada tarikh itu saya ada menerima tempahan sate En.Kamaruddin berniaga sate di Pekan Kampar, Perak), jadi kami tidak dapat pergi ke rumahnya pada tarikh itu.

Kami pergi dua minggu selepas itu iaitu pada 26 Mac 1996. Setibanya di rumahnya, kami dapati rumahnya berkunci, telahan saya mungkin dia belum pulang dari kerja.Kebetulan saya memang ada kunci spare, saya membuka pintu dan masuk ke dalam rumah. Lebih kurang jam 6.00 petang. Dia pulang bersama seorang lelaki India.


Dia terkejut melihat kedatangan kami dan saya sendiri terkejut kerana tidak menyangka dia pulang bersama seorang lelaki. Memang sebelum ini ramai yang ingin masuk meminang dan dia menyatakan yang dia telah ada seorang kawan, saya kata kalau ada kawan lebih elok terus datang meminang. Setelah melihat keadaannya, baru terlintas difikiransaya kawan yang dimaksudkan ialah lelaki India tersebut.


Walaupun kami datang setiap bulan,kami tidak dapat menghidu langsung pergerakannya dan dia sendiri menyembunyikannya dari pengetahuan kami.

Melihat keadaannya , saya menyoal Hartina "Siapa yang kamu bawa ini? "Baru kami tahu hal sebenarnya, yang lelaki India itulah teman lelakinya. Sebaik saja kami bertanya Rajeswaran (lelaki India tersebut) bila dia ingin memeluk Islam jika benar-benar inginkan Hartina, Hartina terus menunjukkan surat-surat di antaranya surat sumpah bertarikh 1 September 1995 yang mengatakan bahawa dirinya tidak mempraktikkan agama Islam lagi, telah menukar namanya kepada Nivashiny Rajeswaran dan surat pendaftaran perkahwinan mereka bertarikh 24 Mac 1996. Saya mempertikaikan surat sumpah tersebut kerana bagaimana mereka (pihak berkuasa) boleh mengesahkan apa saja kenyataan pemohon tanpa meneliti terlebih dahulu.


Berdasarkan surat sumpah melalui peguamnya yang menyatakan dia tidak mempraktikkan ajaran Islam, ternyata pembohongan semata-mata. Sepanjang zaman tempoh dia tinggal bersama kami dia telah dididik dengan ajaran Islam,sepanjang zaman persekolahannya saya tidak pernah mendengar apa-apa mengenai Hartina tidak mempraktikkan Islam walaupun daripada kawan-kawannya sendiri. Setelah berlaku perkara ini barulah saya tahu rupa-rupanya lelaki India itu bersekolah di sekolah yang sama dengan Hartina dan tinggal di Mambang di Awan,Kampar.

Memanglah di sekolah Hartina ramai kawan lelaki tetapi saya tidak pernah mengesyaki apa-apa, maklumlah zaman sekolah memang banyak bergaul dengan rakan lelaki. Kami juga baru tahu si lelaki ituBekerja di Public Bank di Jalan Kelang Lama. Ini bermakna sudah lama mereka berkawan yang hairannya kami tidak dapat menghidu langsung perhubungan mereka.


Bermakna sepanjang tempoh berulang dari Kuala Lumpur ke Kampar setiap bulan pun kami tak dapat hidu.Sedangkan pada hari Raya Puasa tahun 1996 iaitu pada 21Feb 1996 Hartina balik kampung dan kami sekeluarga bersembahyang bersama-sama. Bermakna ketika itu dia telah berkawan dengan lelaki India itu dan telah menukar nama dan agamanya, bagaimana kami tidak mengetahuinya langsung? Pada hari itu (26 Mac 1996) selepas bertembung dengan mereka pada 6.00petang, kami telah berbincang mengenai kedudukan mereka sehingga 10.30malam.


Keadaan menjadi tegang kerana si lelaki tetap dengan keputusannya untuk tidak menukar agamanya dan mengatakan Hartina telah menjadi isterinya. Dia mula memegang hand-phone sambil mendail nombor.Tidak lama kemudian seorang demi seorang kawan-kawannya tiba di rumah itu. Mereka sudah ramai sedangkan saya hanya bersama isteri. Yang menghairankan saya Hartina ketika itu membisu sahaja.

Semasa itu saya yakin Hartina masih Islam tetapi telah dipaksa membuat surat sumpah yang mengatakan dia tidak mempraktikkan lagi agama Islam. Berhubung dengan itu mereka (pihak lelaki) telah menukar namanya dari Hartina kepada Nivashiny Rajeswaran.Dalam peraturan perkahwinan India, seseorang yang masih bernama Islam tidak boleh berkahwin dengan lelaki India.Oleh sebab itu Hartina menukar namanya terlebih dahulu kemudian baru membuat pendaftaran perkahwinan.


Saya yang tidak dapat pergi ke Kuala Lumpur pada 15 Mac1996 untuk menyambut hari jadi Hartina dan telah pergi pada 26 haribulan sedangkan pendaftaran perkahwinan telah dibuat pada 24 Mac1996 ini bermaknasaya telah terlewat dua hari. Bermakna hak Hartina sebagai anak sudah tiada kerana dia telah menjadi isteri orang. Bila orangnya sudah ramai di rumah tersebut,baru lelaki itu berani menunjukkan segala dokumen-dokumennya. Bila ditunjukkan kepada saya, saya terkejut, jantung saya berdegup.

Saya sebelum ini memang ada penyakit jantung.Ditambah dengan kejadian hari itu saya benar-benar terkejut.Saya bersama isteri berpandangan sendiri.


Apa yang boleh kami lakukan sedangkan kami hanya berdua sahaja. Saya mencadangkan kepada isteri saya agar kami membuat laporan polis. Kami terus ke balai polis berhampiran iaitu di Petaling Jaya. Laporan itu tidak diterima kerana polis mengatakan yang perkahwinan mereka sah. Yang menyedihkan polis itu juga orang Melayu dan urusan endaftaran perkahwinan dan tukar nama sebelum ini semua dikendalikan oleh orang Melayu.

Jadi saya kata, kepada siapa saya dapat mengadu ?.Mereka menyuruh saya membuat laporan ke Jabatan Agama Islam Wilayah(JAWI) mengatakan anak saya telah dilarikan. Jadi pada 27Mac 1996 (sehari selepas itu) saya membuat laporan polis. Selepas membuat laporan polis, saya dan isteri pulang ke rumah, kami tunggu Hartina dan lelaki India itu tetapi mereka tidak pulang kerumah pada malam itu.


Selepas itu saya membuat aduan di pejabat Agama Wilayah Persekutuan tetapi tiada sebarang tindakan yang diambil. Inilah yang mengecewakan saya kerana awal-awal lagi saya telah menemui pegawai Pendaftaran yang bertanggungjawabmen ukarkan nama anak saya, saya kata kepadanya "Tuan sepatutnya memaklumkan terlebih dahulu kepada saya sebab di dalam kad pengenalannya tecatat alamat saya, kenapa Tuan tidak memaklumkan kepada saya?"


Dia kata yang pihaknya telahpun memaklumkan kepada Pejabat Agama Islam Wilayah. Bila saya semak di JAWI,pegawai di JAWI berkata mereka tidak menerima apa-apa laporan daripada Jabatan Pendaftaran. Bermakna dalam tempoh yang singkat saya telah berulang-alik kesana kemari tanpa sebarang tindakkan yang diambil ke atas Hartina mahupun lelaki India itu.

Selepas kejadian itu mereka langsung tidak pulang ke rumah di Sri Sentosa itu. Saya cuba mencari seorang rakan si lelaki itu yang turut sama berada pada malam 26 Mac itu. Lelaki itu bekerja di Pizza Hut, Subang Jaya.


Saya meminta bantuan polis mencarinya untuk mengetahui di mana Hartina dan teman lelakinya tinggal. Lelaki yang bekerja di Pizza Hut itu mahu bekerjasama dengan polis dan telah menunjukkan tempat tinggal Hartina iaitu di Jalan Kelang Lama. Polis berjaya menangkap mereka.


Keadaan Hartina tetap seperti dahulu, langsung tidak mahu bercakap dengan saya.Ketika itu saya sudah mahu bertindak tetapi apabila memikirkan orang sebelah pihak lelaki India itu ramai, saya membatalkan niat saya.Saya hairan kenapa Hartina langsung tidak mempunyai perasaan lagi pada ibu bapanya. Saya hairan erangainya benar-benar berubah. Jika pada saya dia tidak sayang tidak engapa tetapi bagaimana dengan ibu yang telah mengandungkannya?


Selepas itu saya telah membawa Hartina ke Pulau Pinang dan tinggal bersama saudara-mara. Sedar-sedar dia telah tiada. Adik saya di Perak telah menelefon saya mengatakan pihak lelaki akan mengadakan majlis makan malam bagi meraikan perkahwinan mereka di sebuah dewan di Perak. Pihak lelaki telah mengedarkan kad jemputan kahwin kepada kaum India.Sebaik sahaja mendapat berita itu, saya terus sahaja bertolak ke Perak.


Setibanya saya di Perak, saya terus membuat aduan kepada Jabatan Agama Islam Perak dengan mengatakan pada 15 hb April 1996 pihak lelaki India itu akan mengadakan majlis makan malam. Pada 14April,kira- kira pukul 12.00 tengah malam, Jabatan Agama Islam Perak membuat serbuan dan berjaya menangkap Hartina dan menahannya di Balai Polis Ipoh.


Keesokannya Hartina dibawa ke Mahkamah Syariah untuk mendapatkan perintah reman selama seminggu. Sebelum sampai tempoh seminggu saya mendapat panggilan telefon dari Jabatan Agama Islam Perak yang mereka ingin menyerahkan Hartina kepada saya.Atas faktor keselamatan saya telah menyerahkan Hartina kepada kawan adik ipar saya yang berada di Kelantan.


Jadi pada 20 April1996 dengan bantuan Jabatan Agama Islam Perak, kami berjaya membawa Hartina ke Kelantan.Kami menetap di sana sehingga 1 Mei 1996. Semasa kami di sana, saya diberitahu bahawa pihak lelaki telah menyaman Jabatan Agama IslamPerak kerana telah memalukan mereka di atas pembatalan majlis perkahwinan mereka.


Pegawai Jabatan Agama Islam Perak meminta kami membuat surat sumpah daripada Hartina .Pada 31 April, kami terus membawa Hartina ke Pejabat Agama Islam Kelantan.Di sana Hartina telah mengaku masih beragama Islam dan kembali mengucap dua kalimah syahadah dihadapan tuan Kadi. Tuan Kadi telah mengeluarkan satu surat pengesahan mengatakan bahawa Hartina telah memeluk agama Islam kembali. Surat itu kami hantar ke Kuala Lumpur.


Bermakna kami telah menang atas tuduhan mencolek Hartina Rupa-rupanya ia tidak berhenti setakat itu.Selepas itu sampai lagi satu surat saman malu daripada si lelaki.Di dalam surat itu mereka menuntut gantirugi sebanyak 30juta daripada KerajaanNegeri Perak, Polis, Majlis Agama Islam Perak dan Jabatan Agama Islam Perak atas dakwaan memalukan mereka pada majlis makan malam meraikan perkahwinan mereka. Ini bermakna mereka tidak berpuas hati dan terus mencari alasan untuk merampas Hartina daripada kami.


Dari Kelantan saya terus kembali ke Pejabat Pendaftaran Petaling Jaya untuk proses penukaran kembali nama kepada Hartina di atas persetujuannya. Setelah segala-galanya selesai, pada 1 Mei 1996 kami sekeluarga telah membawanya ke Pulau Pinang.

Di Pulau Pinang keadaan Hartina seperti biasa, dia tetap bergaul dengan saudara mara seperti biasa. Tiba-tiba di sana kami menerima sepucuk lagi surat saman daripada si lelaki mengatakan kami telah menculikisterinya. Saya membawa Hartina ke Mahkamah Pulau Pinang dan peguam di sana telah mengatakan surat itu adalah afidavit tertuduh jadi kami memerlukan seorang peguam dan satu jawapan bertulis.


Pada 9 Mei 1996 saya bersama anak berjaya mendapat seorang peguam dan saya menetap di BatuCaves untuk enguruskannya. Tiba-tiba saya mendapat berita dari Pulau Pinang yang mengatakan Hartina telah tiada. Saya terus mengesannya di Pulau Pinang tetapi tidak berjumpa.Kemudian saya terus ke Shah Alam dan bertemu dengan polis yang mengendalikan kesnya. Pegawai polis tersebut mengatakan bahawa dia ada menerima laporan daripada Hartina yang mengatakan dia keluar daripada rumah bapa saudaranya di Pulau Pinang secara sukarela.

Saya tidak boleh berbuat apa-apa. Ketika itu tidak dapat dinyatakan bagaimana perasaan saya, bayangkanlah dalam tempoh yang singkat dan badan yang sudah uzur, saya terpaksa melalui segalanya seorang diri.Saya tinggalkan rumah dan perniagaan sayaberbulan- bulan. Saya asyik berulang alik sahaja ke Kelantan, Pulau Pinang, Kuala Lumpur dan Shah Alam.


Walaubagaimana banyak laporan yang saya lakukan,tiada langsung tindakan susulan diambil untuk mengesan Hartina dan lelaki India itu boleh pihak berkuasa. Alasan mereka, mereka tidak tahu di mana anak saya dan lelaki itu berada. Akhirnya saya mengupah seorang kawan saya untuk mengintip mereka.Empat minggu kawan saya mencari, minggu keempat baru jumpa.


Kawan saya itu memerlukan masa yang lama kerana dia menguruskannya seorang diri,tambahan pula dia bekerja di waktu siang. Menurut rakan saya ini,Hartina dan lelaki India itu menetap di Taman Medan, Jalan Klang Lama.

Apabila saya mendapat tahu saya terus ke Balai Polis Shah Alam dan mengadu ke bahagian Penguatkuasa. Saya amat Seterusnya saya ke pejabat Kemajuan Islam (JAKIM), Pusat Islam. Mereka menyuruh saya membuat satu laporan baru.

Menerusi laporan yang saya buat, saya Mengatakan yang pihak si lelaki telah menggugat akidah anak saya. Mereka telah menetapkan 5 September 1996 sebagai tarikh untuk menyerbu rumah itu.


Pada 5 Sept 1996 kira-kira jam 11.00 pagi saya bersama seorang pegawai Pusat Islam, dua orang Pegawai Polis dan seorang Penguatkuasa JAIS telah pergi ke rumah tersebut. Kami meminta kebenaran masuk, setelah masuk, kami meminta mereka memberi keterangan diri pula.Bila mendapat keterangan diri,baru saya mendapat tahu Hartina telah menukar kembali namanya kepada nama Hindunya.

Pada 31 September 1995 dia menukar namanya kepada nama Hindu buat pertama kali, pada 30 April1996 saya menukarkan pula nama Hindunya kepada nama Islamnya dan pada 27 Mei 1996 dia menukarkan Namanya kembali kenama Hindu. Bermakna semasa dia keluar dari rumah bapa saudaranya diPulauPinang pada 9 Mei 1996 hanya pada 27 Mei1996 dia menukar kembali namanya ke nama Hindunya. Ini bermakna proses pertukaran nama hanya dalam masa dua minggu sahaja.

Sebelum daripada itu saya ada menalipon pegawai pendaftaran yang bertugas di bahagian menukar nama dan memberi ingatan kepadanya agar jika ada percubaan dari pihak Hartina dan teman lelaki Indianya itu ingin menukarkan nama Hartina kembali, cuba lengahkan.Saya sentiasa berhubung dengan pegawai ini tetapi hasilnya tetap mengecewakan. Hal yang saya tidak ingini tetap berlaku.


Bermakna jika proses pertukaran tidak berlaku tentu kami akan menang kes ini. Tindakan Hartina dan teman lelaki Indianya lebih cepat, ini bukan bermakna saya tidak bertindak,saya telah melakukan dengan sedaya upaya saya, tetapi seperti apa yang saya nyatakan awal-awal tadi, saya melakukannya seorang diri dan pihak berwajib tidak memberikan sepenuh kerjasama kepada saya sekeluarga.


Kejadian serbuan 5 September 1996 itu benar-benar mencabar kewibawaan saya. Ketika Pegawai Penguatkuasa itu berkata"Kami tak boleh berbuat apa-apa", saya terus naik ke tingkat atas, dalam masa saya naik, si lelaki membawa Hartina masuk ke bilik dan menguncinya dari dalam.Kemudian lelaki itu berdiri di hadapan pintu sambil mencekak pinggang.Tujuan saya naik ketika itu adalah untuk memujuk Hartina, tetapi lelaki India terlebih dahulu telah membawa Hartina masuk ke dalam bilik.

Saya bersuara dengan lembut untuk memujuk lelaki itu supaya memeluk Islam dan selepas itu dia boleh mengambil anak saya sebagai isteri dan saya boleh memberikan rumah saya di Seri Sentosa itu kepada mereka. Itulah perkataan yang saya ulang beberapa kali, tetapi lelaki India itu diam sahaja.
Tidak lama kemudian dia bersuara dalam bahasa Tamil dengan perkataan yang sungguh kesat dan kurang bersopan. Katanya: "kalau hendak mengadu, mengadulah, apa kerajaan Malaysia boleh tolong kamu?" Sambil itu dia mengutuk Islam dengan kata-kata yang lucah.Ketika itu saya tahu bukan dia seorang sahaja yang terlibat, tetapi mungkin ada dalang di belakangnya. Ketika dia menghina Islam, saya tidak dapat menahan perasaan, kesabaran saya tercabar. Hati saya benar-benar panas, saya mengeluarkan pisau lipat dari poket seluar dan saya tidak sedar yang pisau itu saya gunakan untuk mengelar lehernya.

Saya juga tidak menghiraukan polis yang ada di belakang saya yang ketika itu sedang menghubungi ketuanya untuk mendapatkan kebenaran pecah pintu untuk membawa Hartina kebalai.Polis itu terkejut dan segera menahan darah yang memancut keluar dari leher Rajeswaran dan membawanya turun ke bawah.


Berikutan peristiwa itu saya telah ditahan sehingga 16 Sept 1996 dengan jaminan RM3000.00. Setelah dibebaskan, sepanjang bulan September saya tidak ke mana-mana lagi , hanya duduk di rumah sahaja. Pada 1 Oktober 1996 saya mula berniaga. Kegiatan saya selepas itu hanya berniaga dan duduk di rumah sahaja. Kebetulan pada 1Disember 1996 Hartina dan Rajeswaran datang bersama dengan rombongannya dan minum betul-betul dihadapan tempat saya berniaga. Apa niat sebenar mereka ?.


Saya mula berniaga jam 6.00 petang dan saya ditemani anak bongsu saya Syukur Yazit yang ketika itu berumur 14 tahun. Semasa saya baru mengeluarkan barang perniagaan sate saya, lebih kurang empat atau lima meter dihadapan saya, saya nampak mereka semua sedang minum. Saya meletakkan barangan sate saya dan cuba pergi kearahnya (Hartina). Tujuan saya adalah untuk bersembang dan memujuknya sekali lagi.Mana tahu jika hatinya terbuka untuk
kembali semula kepada Islam.

Seelok sahaja saya sampai, Hartina bangun, seorang demi seorang kawan-kawannya bangun. Saya tahu mereka bersedia untuk menyerang saya, saya berpatah semula ke gerai untuk mengambil parang untuk mempertahankan diri.Tanpa saya sedari di belakang saya orangnya sudah menunggu.Lelaki yang bertubuh besar itu menendang saya dari arah belakang. Saya yang sememangnya ada penyakit jantung dan sakit belakang tidak mampu melawan.Saya jatuh tersungkur.Selepas itu kawan-kawannya yang lain datang meluru ke arah saya, ada yang menendang, memijak, menumbuk dan bermacam-macam lagi mereka buat pada saya.


Ada juga yang melemparkan batu ke arah saya.Akhirnya saya pengsan kerana tiada tenaga untuk melawan. Apabila saya tersedar saya dapati, saya berada di Hospital Kampar. Dari Hospital Kampar saya dihantar ke Hospital Ipoh.

Semasa di hospital saya nampak ada seorang polis menuju ke arah saya. Saya ingatkan polis mengawal saya, tetapi rupa-rupanya mereka menjaga saya agar tidak melarikan diri kerana saya disabit melakukan jenayah di atas aduan Hartina yang mengatakan saya menyerang mereka.


Saya menyoal polis itu: "Apakah hanya untuk minum petang sanggup datang dari Kuala Lumpur semata-mata untuk minum di situ?" Berdasarkan lapuran polis yang dibuat oleh Hartina itu, keluar saja dari wad saya terus dibawa ke balai dan ditahan didalam lokap selama lapan hari. Bayangkanlah dari wad saya terus ke balai tanpa pulang ke rumah dahulu.


Bila saya masuk lokap, saya lihat Yazit sudah ditahan. Dia dimasukkan dua hari sebelum saya ditahan.Baru saya tahu rupa-rupanya semasa saya diserang, Yazit telah bertindak mngambil parang dan membelasah orang-orang rajeswaran. Itulah kasih anak, dalam usia14 tahun sanggup menggunakan senjata tajam semata-mata untuk mempertahankan bapa. (En.Kamaruddin terhenti seketika sambil menyapu airmata).


Selepas sembilan hari kami dibebaskan dengan jaminan RM2000.00 seorang.Selepas itu saya hanya berehat sahaja dirumah kerana badan saya masih terasa sakitnya. Walaupun saya berehat di rumah,saya terus berhubung dengan peguam saya untuk mendapatkan maklumat mengenai perkembangan Hartina dan Rajeswaran.


Setelah empat bulan berehat, saya mendapat surat dari Mahkamah yang telah menetapkan 4 Mei 1998 sebagai tarikh perbicaraan pertama dijalankan.

Rajeswaran adalah saksi ketiga. Selepas dua minggu daripada tarikh perbicaraan itu, iaitu pada 20 Mei 1998 pada sebelah pagi, Rajeswaran terkena dua das tembakan.


Maknanya sejak dari Mac 1996 Rajeswaran tidak kena apa-apa tembakan pun, tiba-tiba pada 20 Mei iaitu selepas tarikh perbicaraan dia terkena tembakan. Berdasarkan atas apa yang mereka lapor sebelum ini ada mengatakan jika ada apa-apa terjadi ke tasnya, orang pertama yang disyakki adalah saya. Berikutan dengan itu saya telah tahan sekali lagi di Balai Polis Kampar selama tiga jam pada 20 Mei 1998.Saya diheret bersama Yazit yang turut juga disyaki.


Yang menghairankan ialah Yazit turut dituduh terlibat sedangkan ketika itu usianya baru 16tahun. Jika benar saya melakukan, takanlah budak seusia Yazit yang akan saya babitkan bersama. Kami berdua digari.Polis yang menggari kami juga terkejut melihat saya. Sebenarnya sebelum kejadian itu polis telah berjumpa dengan saya, memberi nasihat agar tidak lagi melakukan kekecohan dan menasihati saya agar melakukan solat hajat dan berdoa.


Saya ikut nasihatnya, tambahan pula saya baru selesai menjalani pembedahan tulang belakang.Takkanlah saya tergamak melakukan perkara merbahaya itu?

Tetapi saya tidak berkuasa, saya hanya menurut perintah dan arahan pihak polis. Kami telah disoal,Yazit telah dipaksa mengaku bahawa kami yang merancang kejadian tembakan itu.


Selepas seminggu Yazit dibebaskan, saya masih ditahan selama dua minggu.Segala akuan saya disiasat. Mereka bertanya saya telah mengupah siapa dan berapa yang saya bayar untuk mengupah penjenayah itu.Saya tetap tidak mengaku kerana saya tidak tahu apa-apa. Mereka memukul Yazit dengan tujuan supaya saya mengaku setelah melihat Yazit diseksa dengan teruk.


Akhirnya Yazit terpaksa berbohong dan mengaku ada melakukannya kerana sudah tidak tahan dipukul dengan teruk. Saya katakan kepada polis, apabila keadaan semakin teruk, segala yang benar menjadi palsu dan perkara palsumenjadi benar. Saya tetap tidak mengaku sehingga polis menangguhkan kes saya untuk di bicarakan.


Selepas dua minggu saya di bebaskan,sehingga kini ia masih dalam kes. Itulah serba sedikit kejadian dan rentetan peristiwa yang dialami oleh kami sekeluarga. Bukan tujuan saya untuk membuka aib sendiri,bahkan ianya lebih bertujuan sebagai pengajaran dan panduan kepada oranglain.Apa yang saya harapkan agar tidak ada lagi Hartina kedua selepas kejadian yang menimpa Hartina, anak saya itu.


Sebelum tidur macam-macam perkara yang saya fikirkan. Adakalanya timbul persoalan, kenapa begitu kuat ujian yang saya perlu tempuhi?. Kenapa saya yang melalui segala ini? Apabila teringatkan terjemahan ayat dari surah An'am ayat 125 saya beristighfar. Ayat yang bermaksud. "Sesiapa yang dikehendaki oleh Allah, akan dibuka pintu hatinya dan sesiapa yang tidak dikehendaki, maka akan disempitkanNya" .

Apabila sesuatu perkara telah menimpa ke atas kita, kita harus menerimanya sebagai salah satu daripada rukun Iman. Qada dan Qadar dari Allah, itu adalah kehendak Allah. Itulah caranya saya memujuk hati saya.Harapan saya sekarang ialah agar Hartina kembali kepada Islam. Dunia ini luas, duduklah di mana-mana asalkan dalam agama Islam. Tidak perlulah dia kembali kepada kami.

Bukan kami tidak memaafkannya, tetapi cukuplah penderitaan dan penyiksaan yang kami lalui atas perbuatannya itu.


P/S : PLEASE FORWARD TO ALL YOUR MUSLIM FRIENDS!!!





....Mengalah dan memberi maaf bukan bererti kalah....Ia bererti mengutamakan kebaikan dan kasih sayang ALLAH....